Pages

Jumat, 25 April 2014

Resensi Film "LONG WALK TO FREEDOM"


Produser                      : Anant Singh
Sutradara                     : Justin Chadwick
Penulis Naskah            : William Nicholson
Produser                      : Anant Singh
Sutradara                     : Justin Chadwick
Penulis Naskah            : William Nicholson
Aktor dan Aktris         : Idris Elba, Naomie Harris, Mark Elderkin, Carl Beukes, Tony Kgoroge, Riaad Moosa, Zolani Mkiva, Jamie Bartlett, Lindiwe Matshikiza, Deon Lotz, Terry Pheto, Robert Hobbs Naomie Harris, Mark Elderkin, Carl Beukes, Tony Kgoroge, Riaad Moosa, Zolani Mkiva, Jamie Bartlett, Lindiwe Matshikiza, Deon Lotz, Terry Pheto, Robert Hobbs.

Ada banyak gambar matahari, belang-belang rumput melambaikan tangan dalam angin. Adaptasi film ini diambil dari otobiografi Nelson Mandela. Mandela perjalanan yang panjang menuju kebebasan. Cerita Nelson Mandela dari pedesaan masa kanak-kanaknya hingga sampai pelantikan sebagai presiden pertama “post-apartheid” afrika selatan.
Film ini mengisahkan perjalanan panjang Mandela yang dikenal luas di dunia internasional sebagai tahanan yang selama 27 tahun mendekap dipenjara karena aktif dalam pergerakan pembebasan nasional di Afrika Selatan. Saat penayangannya di Toronto, film ini mendapat sambutan baik dari para penonton atas penampilan Elba yang tepat memerankan sosok kharismatik tokoh pejuang dan mantan presiden pertama Afrika Selatan ini.

Selain menampilkan perjalanan Mandela, Chadpick juga berupaya menggambarkan sisi lain kelemahan Mandela, dimana ia merasa gagal dalam perkawinannya yang pertama serta hubungannya dengan anak-anaknya. Begitupun ketika  ia membina rumah tangga dengan Winnie Mandela, yang mendampingi dalam masa-masa sulit yang dijalaninya. 

Pada tahun 1994, setelah kebebasannya, Mandela menjadi presiden pertama Afrika Selatan yang terpilih secara demokratis. Perjuangannya pun berbuah manis, ketika diskriminasi terhadap ras kulit hitam dihapuskan. Atas perjuangan tersebut, Mandela dianugerahi penghargaan Perdamaian atau Nobel Peace Prize yang pekan lalu baru diterimanya. 

Sosok Mandela mengajarkan tentang perjuangan yang tanpa henti untuk menghapuskan diskriminasi sekalipun resiko yang ditanggungnya besar. Ia vokal dan tak pernah takut menyuarakan yang benar, sekalipun harus berhadapan dengan penguasa dan masuk sel tahanan. Hal ini mengingatkan pentingnya rasa kepedulian dan beban dalam mengubahkan tindakan atau pemahaman yang dalam prakteknya tidak benar.

Amanat
Selalu terus maju demi sebuah keadilan yang memang harus diperjuangkan,tak peduli beberapa penderitaan yang harus dilewati tetap bepikir tenang dan bijak. Selalu berusaha maafkan sebuah penderitaan yang diterima . Nelson Mandela adalah sebuah simbol penderitaan yang dialami kaum kulit hitam, dan memaafkan kesalahan dari kaum kulit putih, agar menciptakan sebuah kedamaian dan keadilan bagi negaranya.

Kelebihan
Dipenuhi semangat perjuangan untuk sebuah revolusi keadilan. Memberikan semangat menggebu-gebu dari penonton film ini.

Kekurangannya
Saya rasa tidak ada kekurangan dari pembuatan film ini sudah bagus.

Unsur Ekstrinsik
   1.  Nilai Agama    : Kita tidak boleh menyalahkan tuhan atas apa yang terjadi.
  2. Nilai moral  : Kita tidak boleh mendiskriminasi dan membeda-bedakan hanya karena perbedaan    suku,budaya,agama dan etnis.
   3.  Nilai Sosial       : Kita harus memperjuangankan keadilan yang memang harus ditegakkan.
 


Jumat, 28 Maret 2014

Resensi Novel




Judul                           : My Idiot Brother
Penulis                         : Agnes Davonar
Penerbit                       : Inandra Published
Tempat Terbit              : Jalan TPI 2 nomor 6, Jakarta
Tahun Terbit                : November 2011
Halaman Buku            : 267 halaman
ISBN                           : 978-979-18346-8-1
Judul resensi                : Kisah Inspiratif Pengorbanan Seorang Kakak Kepada Adik nya
             
           
       Agnes Davonar adalah keluarga bersaudara penulis yang memulai kariernya dalam blog, dua kakak beradik ini telah melahirkan banyak cerita online yang  begitu dekat dengan kehidupan pembacanya. Lebih dari sejuta pembaca telah melihat karyanya lewat situs pribadinya www.agnesdavonar.net. Selain dikenal sebagai blogger papan atas indonesia dengan sejumlah prestasi internasional, ia juga dikenal sebagai penulis best seller yang telah melahirkan 8 novel fiksi dan 2 biografi sukses yang diakui di beberapa perpustakaan universitas asia dan australia sebagai koleksi resmi. 4 dari novelnya telah diadaptasikan ke layar lebar hingga tahun 2011. Kini Agnes melanjutkan kehidupannya di Amerika, sedangkan Davonar melanjutkan kuliahnya di Universitas Tarumanegara. Mereka juga merintis Gerakan sosial @IndonesiaBerdoa yang memiliki lebih dari 45.000 follower sebagai yayasan amal mereka untuk anak-anak Indonesia dan mereka yang membutuhkan.

Alur : Maju
      a)    Pengenalan                 : Angel seorang gadis yang cantik tapi selalu malu terhadap Hendra karena kakaknya itu mengalami cacat mental.
     b)    Pemunculan konflik   : Semenjak Angel memaski sekolahnya, ia selalu dicaci maki oleh Agnes dan kawan-kawan yang mengetahui keadaan Hendra, Kakaknya sehingga seluruh kelas tau keadaann kakaknya dan ikut menghina dirinya.
      c)    Konflik memuncak    : Aji, seorang murid baru yang tampan, pintar bermain basket (sama dengan Angel) datang ke sekolah. Aji mulai tertarik dengan Angel karena memiliki hobi yang sama. Sementara Agnes dan teman-temannya merasa tidak terima dan mengancam Angle akan memberi tahu keadaan Hendra kepada Aji.
     d)    Klimaks                     : Aji mengundang Angel ke pesta ulang tahunnya. Angel ingin membelikan hadiah untuk Aji tapi ia tidak mempunyai uang karena ia tidak pernah menabung uang jajannya. Hendra memberikan seluruh uang tabungannya untuk Angel. Akhirnya Angel membelikan sebuah helm kerem untuk Aji. Saat ulang tahun Aji, Angel lupa membawa hadiahnya. Ia berniat untuk kembali dan mengambil hadiah untuk Aji, tapi Hendra sudah lebih dulu mengantarkannya. Karena malu Aji mengetahui bahwa kakaknya cacat mental, Angel berlari dan akhirnya tertabrak oleh sebuah mobil.
      e)    Penyelesaian               : Angel dilarikan ke rumah sakit dan kehilangan banyak dara sementara stok kantung darah sudah habis. Hendra mendonorkan darahnya walau itu membahayakan hidupnya. Ia ingat bahwa besok adalah hari ulang tahun adiknya. Ia membuat surat kepada adiknya karena ia tidak mempunyai uang untuk membelikan boneka babi yang biasa dibelinya saat Angel ulang tahun, saat ingin menyimpan surat itu, kepala Hendra terbentur dan tak lama kemudian ia meninggal. Angel menemukan surat dari kakaknya dan menangis.ia menyadari bahwa Hendra adalah segalanya. Hendra mungkin bukan kakak yang sempurna, tapi ia adala kakak terbaik yang diciptakan tuhan untuk ada di sampingya sebagai malaikat yang mencintai dan menyelamatkan hidup Angel.

Penokohan
      a)      Angel              : cantik, pintar bermain basket, pemarah, tidak sopan, selalu malu terhadap keadaan Hendra, Kakaknya yang mengalami cacat mental.
      b)      Hendra            : mengalami cacat mental, gendut, baik hati, dermawan, pemaaf, selalu sayang pada adiknya dan rela menyelamatkan hidup adiknya.                              
      c)      Ibu Angel        : baik hati, perhatian, penyayang.
      d)      Agnes             : kurus, tinggi, langsing, suka menghina, pendengki, tidak sopan.
      e)      Aji                    : baik hati, pintar main basket, ramah, bersahabat.

Suasana           : Mengharukan.
Latar tempat    : Rumah Angel, Sekolah, Café Hijau, Rumah sakit.
Sudut pandang : Sebagai orang pertama yang menceritakan dirinya dan kehidupannya.
Amanat           : terkadang kita tidak akan menyadari kehilangan sebelum benar-benar terjadi. seorang kakak mungkin tidak sempurna, tapi ia adala kakak terbaik yang diciptakan tuhan untuk ada di samping kita sebagai malaikat yang mencintai kita.

Kelebihan
amanatnya bagus untuk dicontohkan pada kehidupan sehari-hari, novel ini memiliki alur yg menarik tidak bikin bosan bagi pembacanya.
           
Kekurangan
Dalam novel ini, terdapat kesalahan ketik yang lumayan banyak. Demikian juga beberapa kalimat yang terkesan dibiarkan begitu saja tanpa di edit, cukup mengganggu pembaca. contohnya seperti kalimat berikut :
       1)    Tiga cewek norak itu saling melambaikan tangan mesra untuk pada Aji.(halaman 65).
      2)    Sepekan Agnes ikut bermain kami di lapangan dan tiba hingga akhirnya Aji mulai merasa  jenuh       melatih Agnes yang bodoh itu. (halaman 73).
       3)    Tapi demi agar Aji tidak jatuh padanya, (halaman 73).
       4)    Belum bisa masukin bola ke ranjang. (halaman 73).
       5)    Agnes merasakan pahitnya kata-kata arti bodoh. (halaman 74).

Selain itu, gambar kecil yang ada di sudut bawah dalam setiap halaman juga sedikit mengganggu ‘pemandangan’ saat membacanya.
Tetapi, tema yang diangkat menarik karena menceritakan kisah penderita down syndrome. Karakter ibu yang digambarkan pada novel lain biasanya lembut, penuh pengertian, dan sabar. Namun dalam novel ini, tokoh ibu digambarkan lengkap dengan emosinya yang kadang tak terkendali, menuntut Agnes agar menerima keadaan kakaknya. Kemampuan pengarang dalam memaparkan plot atau alur dengan sangat baik merupakan salah satu kekuatan novel ini. Alur yang dibawakan dalam novel ini adalah alur maju, jadi para pembaca  tidak bingung untuk membayangkan cerita dalam novel ini. sudut pandang pengarang dalam novel ini sangat jelas, yaitu pengarang sebagai  pelaku utama. Selain itu, ada juga tambahan 6 cerpen  karya Agnes Davonar yang juga inspiratif. Didalam cerpen-cerpennya, penulis memakai nama yang sama (Angel,Hendra,Agnes) pada setiap tokohnya yang bisa saja membuat pembaca bingung.
Tidak hanya itu, novel ini banyak sekali memiliki amanat yang sangat penting dalam kehidupan. Salah satu amanat yang dapat diambil dari novel ini adalah kita harus menerima apapun keadaan saudara kita dengan ikhlas, dan jangan malu dengan keadaan saudara kita tersebut. Seharusnya sebagai saudara kita harus saling membantu dan saling menyanyangi, sebab tak ada yang lebih berharga di dunia ini selain seorang saudara, apalagi seorang kakak kandung. Jadi, novel ini sangat lah menarik  dan dapat di jadikan sebagai salah satu inspirasi dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, novel inspiratif ini dapat dibaca oleh semua kalangan.

Unsur Ekstrinsik
     1.  Nilai Agama : Kita tidak boleh menyalahkan tuhan atas apa yang terjadi
     2.  Nilai moral    : Kita tidak boleh membenci keluarga sendiri, jangan mengejek orang                                               lain.
     3.  Nilai Sosial   : Kita harus menghargai dan menerima kekurangan orang lain
     4. Nilai Budaya : Budaya anak Jakarta merayakan acara ulang tahunnya di sebuah kafe.

Senin, 27 Januari 2014

Laporan Penelitian Asam Basa

DAFTAR ISI

BAB I   PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
B. Perumusan Masalah
C. Tujuan Penelitian
D. Manfaat Penelitian

BAB II  TINJAUN PUSTAKA
A. Asam dan Basa
B. Membedakan asam dan basa
C. Mengidentifikasi Asam dan Basa

BAB III  METODE PENELITIAN
A. Waktu dan Tempat Penelitian
B. Alat dan Bahan
C. Prosedur Kerja
D. Hasil Pengamatan

BAB IV KESIMPULAN

DAFTAR PUSTAKA







BAB I
PENDAHULUAN


A.      Latar Belakang
Kimia asam basa berperan penting dalam banyak proses yang terjadi dalam tubuh kita. Sari jeruk dan vitamin C sangat dibutuhkan oleh sel-sel tubuh kita karena dalam sari jeruk terdapat asam sitrat dan dalam vitamin C terdapat asam askorbat. Di lambung kita terdapat getah yang dikenal sebagai asam lambung yang mengandung asam klorida yang berguna untuk menghancurkan makanan dalam proses pencernaan.  Contoh  asam dan basa dalam kehidupan sehari-hari, antara lain ammonia sebagai desinfektan, alumunium hidroksida, dan magnesium hidroksida untuk obat nyeri lambung, Jus lemon, cuka, dan beberapa produk sabun yang mengandung belerang.
Asam (HA) merupakan senyawa kimia yang bila dilarutkan dalam air akan menghasilkan larutan dengan pH lebih kecil dari 7. Asam adalah suatu zat yang dapat memberi proton (ion H+) kepada zat lain (yang disebut basa), Contoh asam adalah asam asetat (ditemukan dalam cuka) dan asam sulfat(digunakan dalam baterai atau aki mobil). Asam umumnya berasa masam, tapi cairan asam pekat sangat berbahaya dapat merusak kulit dan hati-hati mata, jika terpercik asam pekat bisa berakibat kebutaan. Jika kena asam pekat harus langsung dicuci dengan air mengalir sampai benar-benar bersih.
Basa memiliki rasa pahit. Dalam keadaan murni pada umumnya basa berupa Kristal padat. Basa dapat dijumpai pada produk rumah tangga, seprti sabun, deodorand, pembersih lantai, pasta gigi, dan lai-lain. Basa yang digunakan secara luas adalah kalsium hidroksida (Ca(OH)2) yang umumnya disebut sebagai soda kaustik, yaitu suatu basa yang berupa tepung Kristal putih yang mudah larut dalam air. Sedangkan basa yang paling banyak digunakan adalah amoniak. Amoniak merupakan gas tidak berwarna dan tidak berbau yang sangat menggangu pernapasan. Amoniak biasanya digunakan sebagai pupuk, bahan pembuatan rayon, nilon dan asam nitrat.

B.       Perumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang yang telah dikemukakan diatas, maka terdapat beberapa masalah yang perlu dirumuskan, yaitu:
1.      Bagaimana cara membedakan basa dengan asam?
2.      Apakah cairan detergen, jus jeruk, minuman bersoda, cairan pembersih lantai, dan larutan kunyit mempunyai sifat asam ataukah sifat basa?


C.       Tujuan Penelitian
Untuk mengetahui dan mengidentifikasi larutan asam basa yang terkandung dalam cairan detergen, jus jeruk, minuman bersoda, cairan pembersih lantai, dan larutan kunyit.

D.      Manfaat Peneletian
Dari hasil penelitian ini diharapkan dapat:
1.    Membawa wawasan berfikir mengenai larutan asam dan basa.
2.    Mengembangkan ilmu pengetahuan khususnya pada bidang kimia lingkungan.
3.    Menambah wawasan dan referensi bagi pembaca untuk mengetahui jenis larutan asam atau laruta basa yang terkandung dalam cairan detergen, jus jeruk, minuman bersoda, cairan pembersih lantai, dan larutan kunyit.
4.    Bermanfaat bagi diri sendiri, masyarakat dan instansi terkait.


 

BAB II
TINJAUAN PUSTAKA


A.      Asam dan Basa
Menurut Arrhenius pada tahun 1903, asam adalah zat yang dalam air dapat menghasilkan ion hidrogen (atau ion hidronium, H3O+) sehingga dapat meningkatkan konsentrasi ion hidronium (H3O+).
basa  adalah zat yang dalam air dapat menghasilkan ion hidroksida sehingga dapat meningkatkan konsentrasi ion hidroksida.

Secara umum :

Konsep asam basa Arrhenius terbatas hanya pada larutan air, sehingga tidak dapat diterapkan pada larutan non-air, fasa gas dan fasa padatan dimana tidak ada H+ dan OH-.
Asam memiliki rasa masam. Rasa masam yang kita kenal sering dijumpai pada jenis makanan seperti jeruk, jus lemon, tomat, cuka, minuman ringan, dan beberapa produk seperti sabun yang mengandung belerang, serta air accu. Beberapa asem bereaksi sangat kuat terhadap logam, marmer, dan berbagai bahan lain. Karena logam besi dapat bereaksi cepat dengan asam klorida (HCl) membentuk besi (II) klorida (FeCl2) dan garis hydrogen (H2). Sifat inilah yang menjelaskan mengapa asam bersifat korosit terhadap sebagian besar logam.
Basa memiliki rasa pahit. Dalam keadaan murni pada umumnya basa berupa Kristal padat. Basa dapat kita jumpai pada beberapaproduk rumah tangga, seperti deodorant, sabun, dan lain-lain. Basa yang digunakan secara luas yaitu soda kaustik, suatu basa yang berupa tepung Kristal putih yang mudah larut dalam air. Sedangkan yang paling banyak digunakan adalah amoniak. Amoniak merupakan gas tidak berwarna dengan bau yang sangat menyengat sehingga sangat menggganggu pernafasan dan paru-paru jika terhirup. Amoniak biasanya digunakan sebagai pupuk dan bahan pembuatan rayon, nilon, dan asam nitrat.



B.       Membedakan Asam dan Basa
Asam mempunyai rasa masam. Rasa masam yang kita kenal misalnya pada beberapa jenis makanan seperti jeruk, jus lemon, tomat, cuka, minuman ringan (soft drink) dan beberapa produk seperti sabun yang mengandung belerang dan air accu (Gambar 13). Sebaliknya, basamempunyai rasa pahit. Tetapi, rasa sebaiknya jangan digunakan untukmenguji adanya asam dan basa, karena beberapa asam dan basa dapat mengakibatkan luka bakar dan merusak jaringan.
Seperti halnya rasa, sentuhan bukan merupakan cara yang aman untuk menguji basa, meskipun Anda telah terbiasa dengan sentuhan sabun saat mandi atau mencuci. Basa (seperti sabun) bersifat alkali, bereaksi dengan protein di dalam kulit sehingga sel-sel kulit akan mengalami pergantian. Reaksi ini merupakan bagian dari rasa licin yang diberikan oleh sabun, yang sama halnya dengan proses pembersihan dari produk pembersih saluran.

C.       Mengidentifikasi Asam dan Basa
Untuk mengidentifikasi larutan asam, basa kita dapat mengujinya dengan menggunakan lakmus biru dan merah.
Kertas lakmus adalah kertas yang diberi suatu senyawa kimia sehingga akan menunjukkan warna yang berbeda setelah dimasukkan pada larutan asam maupun basa. Warna kertas lakmus akan berubah sesuai dengan larutannya.
Perubahan warna yang mampu dihasilkan oleh kertas lakmus sebenarnya disebabkan karena adanya orchein (ekstrak lichenes) yang berwarna biru di dalam kertas lakmus.
Lakmus biru dibuat dengan menambahkan ektrak lamus yang berwarna biru ke dalam kertas putih. Kertas akan menyerap ekstrak lakmus yang selanjutnya dikeringkan dalam udara terbuka, sehingga dihasilkan kertas lakmus biru. Kertas lakmus biru pada larutan yang bersifat basa akan tetap biru, karena orchein merupakan anion, sehingga tidak akan bereaksi dengan anion (OH-).
Kertas lakmus merah dibuat dengan proses yang sama dengan pembuatan kertas lakmus biru, tetapi ditambahkan sedikit asam sulfat atau asam klorida agar warnanya menjadi merah. Sehingga mekanisme reaksi orchein pada suasana asam akan kembali terjadi. Apabila ketas lakmus merah dimasukkan ke dalam larutan yang bersifat asam, warnanya akan tetap merah karena lakmus merah memang merupakan orchein dalam suasana asam. Sedangkan, apabila kertas lakmus merah ditambahkan larutan yang bersifat basa, maka orchein yang berwarna biru akan kembali terbentuk.

BAB III
METODOLOGI PENELITIAN

A.      Waktu dan Tempat Penelitian
Penelitian ini kami lakukan pada hari Selasa, 15 April 2009 di ruang kelas SMAN 2 Ciputat, yaitu tepatnya di Ciputat, Tangerang Selatan.

B.       Alat dan Bahan
1.    Pisau
2.    Gelas kimia 100 ml 5 buah
3.    Kertas lakmus merah
4.    Kertas lakmus biru
5.    Cairan detergen
6.    Jus jeruk
7.    Minuman bersoda
8.    Cairan pembersih lantai
9.    Larutan kunyit

C.       Prosedur Kerja
1.    Masukan masing-masing larutan ke dalam gelas kimia yang berbeda dengan volume        setengahnya
2.    Beri label untuk setiap gelas yang berisi larutan
3.    Masukan kertas lakmus merah dan biru ke setiap larutan untuk asam basanya 

4.    Catat hasil pengamatan pada table yang telah ditentukan
D.      Hasil Pengamatan
No.
Larutan
Perubahan pada kertas lakmus
Merah
Biru
1
Cairan detergen
Biru
Biru
2
Jus jeruk
Merah
Merah
3
Minuman bersoda
Merah
Merah
4
Cairan pembersih lantai
Biru
Biru
5
Larutan kunyit
Merah
Merah
  
Jadi, apabila kedua lakmus (biru dan merah) berubah warna menjadi merah, maka larutan itu bersifat asam. Bila kedua lakmus (biru dan merah) berubah warna menjadi biru, berarti larutan tersebut bersifat basa.


BAB III
KESIMPULAN


1.    Asam mempunyai rasa masam. Seperti yang terkandung dalam jeruk, cuka, jus lemon, dan lain-lainnya. Asam di buktikan dengan rasa.  Sedangkan basa yang memiliki rasa pahit, seperti yang terkandung dalam sabun dapat dibuktikan dengan sentuhan. Meskipun kita telah terbiasa dengan sentuhan sabun saat mandi atau mencuci. Basa bersifat alkali, sehingga jika bereaksi dengan protein di dalam kulit, sel-sel kulit akan mengalami pergantian.

2.    Setelah melakukan penelitian dengan menggunakan kertas lakmus merah da kertas lakmus biru di dapatkan hasil seperti yang tertera pada tablel hasil penlitian berikut
No.
Larutan
Perubahan pada kertas lakmus
Merah
Biru
1
Cairan detergen
Biru
Biru
2
Jus jeruk
Merah
Merah
3
Minuman bersoda
Merah
Merah
4
Cairan pembersih lantai
Biru
Biru
5
Larutan kunyit
Merah
Merah

Jadi dapat disimpulkan, apabila kedua lakmus (biru dan merah) berubah warna menjadi merah, maka larutan itu bersifat asam.  Sedangkan bila kedua lakmus (biru dan merah) berubah warna menjadi biru, berarti larutan tersebut bersifat basa

DAFTAR PUSTAKA
Miller, JC & Miller, JN.(1991). Statistika untuk Kimia Analitik. Bandung : ITB
Muslim, F. dan Suhendar, C.  2008. Kimia untuk SMK Kelompok Teknologi dan Kesehatan.Bandung: Grafindo Media Pratama.